Bagaimana Cara Mencegah Gigitan Nyamuk?

Zika telah menjadi pemberitaan dimana mana belakangan ini dan Zika bukanlah satu satunya ancaman kesehatan yang berhubungan dengan gigitan nyamuk, jadi sangatlah penting bagi kita untuk melindungi si kecil sebisa mungkin.

Berikut beberapa tips sederhana untuk diikuti:

Perlindungan

  • Kenakanlah pada anak Anda pakaian yang longgar yang menutupi lengan dan kaki (karena nyamuk bisa menggigit melalui (tembus) kain)
  • Tutupi tempat tidur anak, kereta dorong and keranjang bayi dengan jaring pelindung nyamuk.
  • Nyamuk Aedes penyebar Zika adalah penggemar kaki, jadi alas kaki dengan tutupan penuh (bukan sandal) dan kaus kaki sangatlah cocok.

Menggunakan penangkal nyamuk

  • Bahan bahan aktif yang paling efektif melawan nyamuk adalah : DEET, minyak sereh (lemon grass oil), picaridin or IR 3535. Pilihlah penangkal nyamuk dengan kandungan bahan bahan tersebut untuk hasil yang optimal.
  • Semprotan anti serangga harus digunakan setelah tabir surya (Karena bila tidak, maka SPFnya akan menutupinya).
  • Jangan disemprotkan di area tertutup. Semprotkanlah di luar ruangan.
  • Gunakan penangkal nyamuk hanya pada kulit luar dan pakaian, termasuk kaki dan pergelangan kaki – jangan gunakan pada area yang tertutup pakaian.
  • Gunakan secukupnya dan seperlunya saja, pemakaian berlebih tidak terlalu bermanfaat juga.
  • Jangan biarkan si kecil yang mengoleskannya. Lebih baik, semprotkan penangkal nyamuk di telapak tangan kemudian gosokkan pada kulit. Hindari area mata dan mulut anak anak, luka gores dan luka terbuka, dan semprotkan sedikit saja pada area sekitar telinga.
  • Ikuti petunjuk penggunaan produk untuk pemakaian ulang. Semprotan anti serangga biasanya tidak perlu pengulangan sebagaimana penggunaan tabir surya.
  • Jangan gunakan penangkal serangga pada bayi dibawah usia 2 bulan, daripada itu, gunakan jaring anti nyamuk pada gendongan atau keranjang bayi.
  • Jangan gunakan di dekat makanan. Cucilah tangan setelah menggunakannya sebelum anda makan atau minum.
  • Dipenghujung hari, basuhlah kulit yang telah diusap/dioles dengan sabun dan air, dan cucilah pakaian yang terpapar.

Sebagai catatan,produk alami tidak selalu berarti lebih aman digunakan pada bayi dan anak anak. Beberapa minyak gosok (contoh: minyak sereh ) belum pernah teruji secara klinis pada balita.

One thought

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *