Falafel

Falafel adalah hidangan yang sangat umum dimakan di seluruh Timur Tengah. Berupa bola goreng atau patty terbuat dari chickpea (kacang arab). Biasanya Falafel disajikan dalam roti pita (seperti sandwich) dengan salad diatasnya, sayuran acar dan saus.

Chickpea sangat kaya akan protein dan oleh karena itu, dia merupakan salah satu pengganti daging.

Membuat Falafel cukup memakan waktu tetapi bertahan sangat baik dalam keadaan beku ( bisa sampai 2 bulan), jadi biasanya saya membuat beberapa dan simpan yang masih tersisa di dalam freezer.

Bahan bahan (hasil sekitar 15 patty)

  • 2 cangkir chickpea kering
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 bawang bombay
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdm bubuk jintan
  • Cabai bubuk secukupnya (aku menggunakan 1 sdt)
  • 1/2 cangkir peterseli cincang atau daun ketumbar (daun kering boleh juga)
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt lada hitam
  • 1/2 sdt baking soda
  • 1 sdm air lemon / jeruk nipis
  • minyak untuk menggoreng

Untuk pendamping:

  • 3 buah tomat
  • 1 buah mentimun besar
  • 1 buah jeruk nipis
  • Ketumbar atau mint atau peterseli, untuk menambah rasa
  • 1 sdm minyak zaitun
  • 4 sdm yogurt polos

Persiapan – 40 menit (ditambah perendaman semalam)

  1. Masukkan kacang dalam mangkuk besar rendam dengan air selama 12-24 jam; kacang akan mengembang tiga kali lipat, jadi pastikan tetap terendam semua.
  2. Tiriskan kacang dan pindahkan ke dalam food processor/ pengolah makanan dengan semua bahan yang tersisa; haluskan hingga menyerupai bubur (tapi jangan terlalu halus, biarkan sedikit bertekstur).
  3. Tambahkan garam, merica, cabai bubuk dan air lemon secukupnya.
  4. Ciduklah dengan sendok makan adonan tersebut dan bentuk menjadi bola atau patty (saya lebih suka bentuk patty pipih karena saat penggorengan tidak memerlukan banyak minyak).
  5. Falafel kini bisa langsung masak atau dibekukan. Jika Anda menggunakan Falafel beku, pastikan benar benar dilelehkan (suhu ruangan) sebelum dimasak.
  6. Gorenglah sejumlah falafel, (pastikan tidak menempel satu sama lain – hindari menggoreng dalam jumlah banyak dalam satu panci) sampai agak kecoklatan di semua sisi (beberapa menit)
  7. Sajikan panas atau suhu ruang dengan salad (Saya suka campuran potongan tomat atau timun-potong dadu dengan sedikit minyak zaitun dan perasan jeruk nipis) dan saus yogurt (plain yogurt dengan sedikit perasan air jeruk nipis dan cincangan daun ketumbar atau mint)

Jika Anda tidak suka menggoreng, Falafel ini juga bisa dipanggang dengan oven. Falafel tidak renyah namun rasanya lembut dan tidak berminyak.

Masukkan Falafel dalam oven selama sekitar 20 menit pada 180 derajat Celcius.

Chickpea : Kacang arab

Patty : produk olahan dari daging atau kacang atau kentang yang berbentuk pipih atau bulat

One thought

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *